<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog of Dimaz &#187; Computer!</title>
	<atom:link href="http://dimaz.web.id/category/computer/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dimaz.web.id</link>
	<description>The story of my mind</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 23:56:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Kenapa Pilih Hostgator?</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/kenapa-pilih-hostgator/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/kenapa-pilih-hostgator/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 11:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[hostgator]]></category>
		<category><![CDATA[shared hosting hostgator]]></category>
		<category><![CDATA[unlimited bandwidth]]></category>
		<category><![CDATA[unlimited space]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=2023</guid>
		<description><![CDATA[Hostgator, salah satu web hosting terkenal dengan server di US. Hostgator terkenal karena kehandalan servernya, dan menurutku memang server mereka sangat tangguh, ditambah lagi servis yang memuaskan. Ini adalah salah satu elemen penting dalam memilih web hosting. Kenapa? Bayangkan Anda memiliki sebuah website yang berkembang dengan pesat, dan saking banyaknya pengguna (dan crawler) mengakses web [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hostgator, salah satu web hosting terkenal dengan server di US. Hostgator terkenal karena kehandalan servernya, dan menurutku memang server mereka sangat tangguh, ditambah lagi servis yang memuaskan. Ini adalah salah satu elemen penting dalam memilih web hosting. Kenapa?<br />
<span id="more-2023"></span><br />
<a title="hostgator" href="http://secure.hostgator.com/~affiliat/cgi-bin/affiliates/clickthru.cgi?id=sonicskye" target="_blank"><img class="alignleft" src="https://tracking.hostgator.com/img/Shared/300x250.gif" alt="hostgator" width="300" height="250" /></a> Bayangkan Anda memiliki sebuah website yang berkembang dengan pesat, dan saking banyaknya pengguna (dan crawler) mengakses web Anda, bisa jadi web Anda melebihi batas penggunaan resource yang telah ditentukan (TOS/CPU atau TOS/MySQL). Bagi Anda yang telah berkecimpung dalam bisnis internet tentu paham, bahwa down 1 hari atau bahkan beberapa jam akan menghilangkan potensi pemasukan dari produk yang Anda jual di website. Nah, di sinilah keunggulan Hostgator.<br />
Di Hostgator, Anda dapat bercakap-cakap dengan technical support melalui telepon atau online chat, seperti yang biasa saya lakukan. Atau dapat juga melalui sistem ticket apabila tidak terlalu urgent. Dan setiap sesi chat yang kualami, mereka selalu dapat memberikan solusi atau alternatif solusi terhadap permasalahan yang kuhadapi.</p>
<p>Mungkin web hosting lain akan senang kalau aku mengupgrade level account ku ke level yang lebih tinggi dengan harga yang lebih tinggi pula, sebab ini akan menambah income mereka. Tetapi tidak dengan Hostgator. Beberapa kali aku menanyakan, apakah masalahku akan terpecahkan apabila aku mengupgrade level accountku, mereka bilang tidak! Mereka bahkan memberikan masukan-masukan dan mengevaluasi setiap tweak yang kulakukan berdasarkan data yang mereka punya.</p>
<p>Mengapa aku yakin server mereka mumpuni? Karena aku sudah membuktikannya. Kumpulan webku telah menghabiskan lebih dari 100GB bandwidth tiap bulannya, dan untuk ukuran shared hosting, ini sangatlah murah! Bayangkan, Anda akan memperoleh unlimited space, unlimited bandwidth, dan unlimited addon domain hanya dengan $9.95 perbulan untuk baby plan. Dengan unlimited addon domain, Anda akan bisa membuat sebanyak mungkin website dalam 1 shared hosting, sehingga perawatannya jadi lebih mudah. Aku yakin, dengan konfigurasi yang tepat dan bantuan dari para admin Hostgator, web Anda akan dapat menangani ribuan unique visitors perhari.</p>
<p>Kalau di Hostgator Anda dapat memperoleh semua yang Anda butuhkan, mengapa pilih hosting yang lain?</p>
<p><a href="http://secure.hostgator.com/~affiliat/cgi-bin/affiliates/clickthru.cgi?id=sonicskye" title="hostgator" target="_blank"><img src="https://tracking.hostgator.com/img/Shared/468x60.gif" alt="hostgator" /></a></p>
<p>NB : <em>pada akhirnya aku harus pergi dari hostgator karena satu dan lain hal, tetapi kesanku terhadap hostgator tetap baik, bahkan account credit yang masih tersisa dari pembayaran sebelumnya telah dikembalikan sebagian, dan mereka berjanji akan memproses pengembalian sisa credit yang ada.</em></p>
<div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/internet/kenapa-pilih-hostgator/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/internet/kenapa-pilih-hostgator/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/kenapa-pilih-hostgator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengimpor WordPress Post ke Facebook</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/mengimpor-wordpress-post-ke-facebook/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/mengimpor-wordpress-post-ke-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 04:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1989</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan strategi SMO (social media optimization) selalu menarik, karena pangsa pasar yang luar biasa besar dan menyasar langsung ke akun konsumen yang berpotensi menjadi pelanggan produk. Nah, saya yakin Anda telah familiar, atau setidaknya pernah mendengar tentang WordPress, platform blogging dengan pengguna yang sangat besar di seluruh dunia dengan keunggulan-keunggulannya, termasuk fitur plugin yang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menggunakan strategi SMO (social media optimization) selalu menarik, karena pangsa pasar yang luar biasa besar dan menyasar langsung ke akun konsumen yang berpotensi menjadi pelanggan produk.<br />
Nah, saya yakin Anda telah familiar, atau setidaknya pernah mendengar tentang WordPress, platform blogging dengan pengguna yang sangat besar di seluruh dunia dengan keunggulan-keunggulannya, termasuk fitur plugin yang sangat kusukai.<br />
<span id="more-1989"></span><br />
Kali ini kita akan mengimpor postingan WordPress ke dalam akun facebook atau facebook fanpage kita dengan perantaraan WordPress plugin dan Facebook App.<br />
Pertama, install dahulu plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/add-link-to-facebook/" title="add link to facebook" target="_blank">add link to facebook</a>. Dari sekian banyak wordpress plugin dengan kegunaan sama, plugin yang satu ini cukup menarik perhatian karena fiturnya sangat lengkap, mulai dari fitur dasar WordPress ke Facebook, like button dan Facebook comment pun bisa kita tambahkan ke dalam footer postingan kita hanya dengan 1 plugin!</p>
<p>Nah, setelah plugin diinstal dan diaktifkan, terlebih dahulu kita harus membuat Facebook App dari situs <a href="https://developers.facebook.com/apps" target="_blank">developer Facebook</a>. Klik <a href="https://developers.facebook.com/ajax/create" target="_blank">Create New App</a> untuk membuat app baru dan ikutilah proses yang ada. Namun jangan lupa, akun Anda harus diverifikasi terlebih dahulu, menggunakan nomor telepon atau menggunakan kartu kredit (silakan menggunakan nomor telepon untuk lebih amannya). Apabila Anda telah memverifikasi, maka app Anda akan segera tercipta.<br />
Dalam laman app tersebut, Anda akan mendapatkan 2 kode, yaitu App ID / Api Key dan App Secret. Kedua kode ini akan kita masukkan dalam plugin Add Link To Facebook.</p>
<p>Kembali ke wordpress kita, arahkan kursor ke Tools -> Add Link To Facebook. Setelah memasukkan App ID dan App Secret, Anda dapat mengklik tombol Authorize untuk mengotorisasi koneksi dari WordPress ke Facebook. Nah, dalam laman konfigurasi ini Anda dapat mengkonfigurasikan ke mana link Anda akan dikirimkan (ke page atau ke account, lihat tab Page/group, Anda juga bisa menambahkan tombol Like (lihat tab Like button), Anda bisa juga menambahkan facebook comment (lihat tab Comment Plugin).</p>
<p>Konfigurasi lain bisa Anda tambahkan dan modifikasi sesuai keinginan.</p>
<p><img src="http://vaipui.files.wordpress.com/2011/12/facebook-wp-logo.jpg" alt="" /></p>
<div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/mengimpor-wordpress-post-ke-facebook/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/mengimpor-wordpress-post-ke-facebook/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/mengimpor-wordpress-post-ke-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Forensik Komputer : Getting Started</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-getting-started/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-getting-started/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 22:24:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital Forensic]]></category>
		<category><![CDATA[cluster]]></category>
		<category><![CDATA[flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[forensik]]></category>
		<category><![CDATA[forensik komputer]]></category>
		<category><![CDATA[hard disk]]></category>
		<category><![CDATA[harddisk]]></category>
		<category><![CDATA[pelat]]></category>
		<category><![CDATA[sector]]></category>
		<category><![CDATA[solid state disk]]></category>
		<category><![CDATA[track]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1972</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum memulai pokok bahasan tentang forensik komputer, kita harus memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang beberapa hal. Seorang forensor harus melakukan pemeriksaan terhadap seluruh media digital yang tersedia, dan media penyimpanan data elektronik yang utama adalah harddisk. Harddisk memiliki ukuran yang paling besar dibandingkan media-media lain seperti flash disk, compact disk, dan yang lainnya. Harddisk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum memulai pokok bahasan tentang forensik komputer, kita harus memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang beberapa hal. Seorang forensor harus melakukan pemeriksaan terhadap seluruh media digital yang tersedia, dan media penyimpanan data elektronik yang utama adalah harddisk. Harddisk memiliki ukuran yang paling besar dibandingkan media-media lain seperti flash disk, compact disk, dan yang lainnya. Harddisk dapat dikonfigurasi sedemikian rupa sehingga menghasilkan sistem dengan ukuran puluhan, ratusan, bahkan ribuan Terabyte (1 Terabyte setara 1 triliun byte).<br />
<span id="more-1972"></span><br />
1 Kilobyte = 1.000 byte<br />
1 Megabyte = 1.000.000.000 byte<br />
1 Gigabyte = 1.000.000.000.000 byte<br />
1 Terabyte = 1.000.000.000.000.000 byte</p>
<p>Data dalam harddisk disimpan melalui metode magnetik dalam media pelat keras. Pelat tersebut akan menyimpan pola magnetik yang nantinya dapat dikonversi menjadi data digital 0 dan 1. Dengan bentuknya yang lingkaran, pelat dapat dibagi-bagi ke dalam track dan sector.</p>
<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ae/Disk-structure2.svg/600px-Disk-structure2.svg.png"></img><br />
(A) Track<br />
(B) Geometrical sector<br />
(C) Track sector<br />
(D) Cluster<br />
Sumber : <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Disk_sector">Wikipedia</a></p>
<p>Dari gambar di atas kita dapat melihat bahwa track adalah struktur melingkar dalam pelat, dan track dipecah-pecah ke dalam sector. Nah, cluster adalah kumpulan dari sector. Cluster merupakan bagian terkecil secara lojikal yang digunakan untuk menyimpan data. Sebuah sector berukuran 512 byte, sedangkan sebuah cluster dapat terdiri atas 1 sampai 128 sector (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Cluster_(file_system)">Wikipedia</a>), artinya ukuran cluster bervariasi antara 512 byte sampai 64 kiloByte.<br />
Sebuah data dapat menempati lebih dari 1 cluster ruang harddisk. Dalam cluster yang berukuran 512 byte, sebuah data yang berukuran 1.000 byte akan menempati 2 cluster, dan sisa ruang yang berukuran 24 byte disebut slack space (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fragmentation_(computing)">Wikipedia</a>), dan slack space tidak dapat dipakai, mengingat bahwa satuan terkecil untuk menyimpan data adalah 1 cluster penuh.</p>
<p>Media penyimpanan selain berbasis pelat keras (seperti pada harddisk), juga ada yang berbasis chip seperti pada flash disk, memory card, dan solid state disk (SSD). Dan tentu saja ada teknologi lama yang berbasis pita magnetik (magnetic tape), berbasis cakram keras (cd, dvd), dan berbasis cakram lunak (floppy disk). Perkembangan telepon seluler juga memungkinkan orang menyimpan data dalam internal memory telepon berbasis chip yang hanya dapat diakses dengan protocol tertentu, semisal ATCommand untuk beberapa model telepon seluler Nokia.</p>
<div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-getting-started/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-getting-started/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-getting-started/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Forensik Komputer &#8211; Pengenalan</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 11:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital Forensic]]></category>
		<category><![CDATA[digital forensics]]></category>
		<category><![CDATA[forensik komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1967</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita berbicara tentang forensik komputer, mungkin kita ingat pada beberapa tokoh seperti Roy Suryo maupun Ruby Alamsyah yang sering mengangkat topik seputar aplikasi forensik komputer dalam kasus-kasus nyata. Terlepas dari kontroversi yang mengikuti cerita-cerita tersebut, forensik komputer di Indonesia mulai berkembang. Tentang definisi forensik komputer, tentu saja kita bisa mencarinya dengan mudah melalui internet, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kita berbicara tentang forensik komputer, mungkin kita ingat pada beberapa tokoh seperti Roy Suryo maupun Ruby Alamsyah yang sering mengangkat topik seputar aplikasi forensik komputer dalam kasus-kasus nyata. Terlepas dari kontroversi yang mengikuti cerita-cerita tersebut, forensik komputer di Indonesia mulai berkembang. Tentang definisi forensik komputer, tentu saja kita bisa mencarinya dengan mudah melalui internet, tetapi intinya mudah saja, yaitu metode pencarian dan penyajian data elektronik yang terotentifikasi agar dapat digunakan sebagai bukti di pengadilan.<br />
<span id="more-1967"></span><br />
Berbicara tentang pengadilan, tentu saja tidak lepas dari materi-materi tentang hukum, oleh karena itu dalam setiap pekerjaannya, seorang forensor harus tetap berpedoman pada hukum yang berlaku. Hal ini berarti bahwa proses perolehan data elektronik harus dilakukan secara legal atau sah, yang tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku di wilayah atau negara yang bersangkutan. Dengan harus dipatuhinya asas-asas hukum, berarti seorang forensor dituntut tidak hanya mengetahui sisi teknis tentang komputer saja, melainkan juga harus memahami aspek legalnya.</p>
<p>Forensik, pada dasarnya mencari apa yang tertinggal dari sebuah crime scene. Untuk forensik komputer, tentu saja domainnya terkait seluruh data yang tersimpan dalam bentuk elektronik. Media yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan data elektronik sangat beragam, seperti harddisk , flash disk, floppy disk, compact disk, dan berbagai media lain. <strong>Locard&#8217;s Principle</strong> yang berbunyi &#8220;<em>Every Contact Leaves a Trace</em>&#8221; pun berlaku juga dalam domain digital. Sebuah sistem komputer memiliki data-data log yang dapat dieksplorasi untuk mencari petunjuk terjadinya sebuah tindak pidana. Dalam hal ini, sistem komputer dapat menjadi alat melakukan kejahatan atau dapat juga menjadi tempat kejadian kejahatan. Sebuah komputer dapat menjadi alat kejahatan manakala komputer tersebut digunakan untuk menembus jaringan pihak lain secara tidak sah. Komputer yang menjadi tempat kejadian kejahatan manakala komputer tersebut misal digunakan untuk mengunduh atau menyimpan pornografi anak-anak. Dalam hal pencarian data, forensik komputer akan berusaha mencari seluruh data yang pernah direkam dalam media digital, termasuk data-data yang telah dihapus. Oleh karena itu terkadang forensik komputer juga berhubungan dengan data recovery, walaupun kedua bidang ini pada akhirnya memiliki tujuan yang sama sekali berbeda.</p>
<p>Dalam melakukan proses forensik komputer, seorang forensor dapat mengikuti <strong>ACPO Guidelines</strong>, yang pada intinya mengusahakan agar tidak terjadi perubahan pada data, namun apabila data tersebut terpaksa berubah, maka perubahan tersebut dapat dipertanggungjawabkan sebagai sesuatu yang dipandang perlu dalam usaha pengambilan data. Kita telah memahami bahwa data-data yang diperoleh tersebut bisa jadi akan disajikan dalam pengadilan, oleh karena itu dokumentasi merupakan proses yang mutlak dilakukan, dan chain of custody harus benar-benar diterapkan.</p>
<p>Forensik komputer memerlukan peralatan yang khusus, yakni peralatan-peralatan (perangkat lunak maupun perangkat keras) yang memiliki standar forensik, atau biasa disebut forensically-sound. Peralatan-peralatan khusus forensik berstandar internasional biasanya telah mendapatkan sertifikat dari Department of Defense Amerika Serikat. Nah, seperti telah diduga, peralatan tersebut harganya tidak murah, dan ini menjadi salah satu penyebab mengapa tidak banyak orang terjun dalam bidang ini.</p>
<p>Secara garis besar, terdapat tahapan-tahapan dalam proses forensik, yaitu :<br />
<em><br />
- assessment<br />
- acquisition<br />
- authentication<br />
- analysis &#038; reporting<br />
- archive<br />
</em><br />
Mana tahap terberat dalam forensik komputer? Proses dan metode yang digunakan dalam melakukan forensik komputer sangat ditentukan oleh jenis kasusnya. Apabila Anda menghadapi crime scene dengan data digital yang amat banyak, tentunya proses assesment dan acquisition menjadi berat. Namun apabila Anda menghadapi media digital yang telah dimodifikasi, maka proses analisis akan mendapat porsi yang lebih berat.</p>
<p><img src="http://executiveforceprotection.com/images/computer-forensics01.jpg" alt="computer forensics" /><br />
<a href="http://executiveforceprotection.com" target="_blank">Sumber gambar</a></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/" title="pengenalan hardware komputer">pengenalan hardware komputer</a> (3)</li><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/" title="blog komputer">blog komputer</a> (1)</li><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/" title="digital komputer">digital komputer</a> (1)</li></ul><div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/windows-os/digital-forensic/forensik-komputer-pengenalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kompresi Executable Files Menggunakan UPX</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/programming/kompresi-executable-files-menggunakan-upx/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/programming/kompresi-executable-files-menggunakan-upx/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 10:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[Delphi]]></category>
		<category><![CDATA[executable]]></category>
		<category><![CDATA[kompresi]]></category>
		<category><![CDATA[UPX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1916</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini aku belajar beberapa hal. Salah satunya adalah ide tentang mengkompres file executable karena file exe aplikasiku kini telah mencapai hampir 10MB. Di zaman modern ini ukuran 10MB mungkin tidak banyak artinya, tetapi lain halnya apabila aku harus mentransport file tersebut ke komputer klien setiap kali ada update. Nah, idenya tentu saja mengkompres file [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini aku belajar beberapa hal. Salah satunya adalah ide tentang mengkompres file executable karena file exe aplikasiku kini telah mencapai hampir 10MB. Di zaman modern ini ukuran 10MB mungkin tidak banyak artinya, tetapi lain halnya apabila aku harus mentransport file tersebut ke komputer klien setiap kali ada update. Nah, idenya tentu saja mengkompres file tersebut agar ukurannya tidak terlalu besar. Salah satu opsinya adalah menggunakan UPX.<br />
<span id="more-1916"></span><br />
UPX ini cukup populer di kalangan pembuat virus, karena seringkali virus dikompres menggunakan UPX sehingga ukurannya jadi mengecil. Padahal UPX sendiri bukan program jahat, hanya disalahgunakan saja. Nah, kita dapat memanfaatkan UPX untuk mengecilkan ukuran file exe kita.<br />
Anda bisa mendownload aplikasi UPX yang opensource di <a href="http://upx.sourceforge.net/">sini</a>. UPX ini multiplatform sehingga tidak hanya dapat diterapkan dalam sistem operasi Windows saja, tetapi juga dalam keluarga Linux.<br />
UPX ini dijalankan dalam lingkungan CLI, command line interface.</p>
<blockquote><p>
                       Ultimate Packer for eXecutables<br />
                          Copyright (C) 1996 &#8211; 2010<br />
UPX 3.07w       Markus Oberhumer, Laszlo Molnar &#038; John Reiser   Sep 08th 2010</p>
<p>Usage: upx [-123456789dlthVL] [-qvfk] [-o file] file..</p>
<p>Commands:<br />
  -1     compress faster                   -9    compress better<br />
  -d     decompress                        -l    list compressed file<br />
  -t     test compressed file              -V    display version number<br />
  -h     give more help                    -L    display software license<br />
Options:<br />
  -q     be quiet                          -v    be verbose<br />
  -oFILE write output to &#8216;FILE&#8217;<br />
  -f     force compression of suspicious files<br />
  -k     keep backup files<br />
file..   executables to (de)compress</p>
<p>Type &#8216;upx &#8211;help&#8217; for more detailed help.</p>
<p>UPX comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY; for details visit http://upx.sf.net
</p></blockquote>
<p>Apabila Anda bekerja dalam lingkungan Delphi IDE, Anda dapat mengintegrasikannya dalam IDE. Caranya, melalui menu tools -> configure tools.<br />
Klik tombol [Add...], kemudian isikan isian berikut</p>
<p>Title = UPX EXE COMPRESSOR // akan muncul di toolbar<br />
Program = C:\bin\upx307w\upx.exe // tergantung path Anda menyimpan aplikasi upx<br />
Working dir //kosongkan saja<br />
Parameters = -9 $EXENAME</p>
<p>Parameter -9 ini adalah kompresi maksimal, walaupun memakan waktu yang lama.<br />
Untuk menjalankannya, jalankan melalui menu Tools -> UPX EXE COMPRESSOR (atau tergantung nama yang Anda masukkan tadi).</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/programming/kompresi-executable-files-menggunakan-upx/" title="upx307w">upx307w</a> (1)</li></ul><div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/programming/kompresi-executable-files-menggunakan-upx/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/programming/kompresi-executable-files-menggunakan-upx/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/programming/kompresi-executable-files-menggunakan-upx/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Auto Log Off Pada Delphi</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 14:39:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Programming]]></category>
		<category><![CDATA[auto log off]]></category>
		<category><![CDATA[Delphi]]></category>
		<category><![CDATA[delphipages]]></category>
		<category><![CDATA[secondsidle]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1901</guid>
		<description><![CDATA[Dalam proses pembuatan aplikasi, terkadang user menginginkan agar keamanan aplikasinya benar-benar diperhatikan, termasuk auto log off apabila tidak digunakan dalam selang waktu tertentu. Nah, pada Delphi, hal ini mudah dilakukan. Pada intinya, kita harus mengecek idle time aplikasi tersebut, kemudian apabila telah melewati jangka waktu yang telah ditentukan, aplikasi akan menutup seluruh form yang terbuka, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam proses pembuatan aplikasi, terkadang user menginginkan agar keamanan aplikasinya benar-benar diperhatikan, termasuk auto log off apabila tidak digunakan dalam selang waktu tertentu. Nah, pada Delphi, hal ini mudah dilakukan. Pada intinya, kita harus mengecek idle time aplikasi tersebut, kemudian apabila telah melewati jangka waktu yang telah ditentukan, aplikasi akan menutup seluruh form yang terbuka, termasuk juga mematikan koneksi database.<br />
<span id="more-1901"></span><br />
Yang Anda perlukan hanyalah sebuah komponen Timer dan beberapa baris kode.<br />
Mari kita namakan Timer ini sebagai TimerAutoSignOut dan letakkan di form utama, sebut saja frmMain.<br />
Pertama, kita akan buat global function seperti di bawah ini.</p>
<pre class="brush: delphi; title: ; notranslate">
function SecondsIdle: DWord;
var
   liInfo: TLastInputInfo;
begin
   liInfo.cbSize := SizeOf(TLastInputInfo) ;
   GetLastInputInfo(liInfo) ;
   Result := (GetTickCount - liInfo.dwTime) DIV 1000;
end;
</pre>
<p>Function SecondsIdle akan mengembalikan nilai berapa lama aplikasi telah idle (dalam satuan detik). Hasil dari SecondsIdle ini akan kita evaluasi dengan treshold atau nilai yang telah kita tentukan sebelumnya. Evaluasi akan dipicu oleh Timer yang telah kita buat sebelumnya. Dalam contoh di bawah akan kita set bahwa aplikasi akan menutup jika idle 30 menit (1800 detik).</p>
<pre class="brush: delphi; title: ; notranslate">
procedure TfrmMain.TimerAutoSignOutTimer(Sender: TObject);
var i : integer;
begin
  // auto shutdown jika idle selama 10 detik
  if SecondsIdle &gt;= 1800 then
  begin
    for i := 0 to Screen.FormCount-1 do
    begin
      if Screen.Forms[i] &lt;&gt; self then
      begin
        Screen.Forms[i].Close;
      end;
    end;
  end;
end;
</pre>
<p>Diambil dari berbagai sumber, salah satunya <a href="http://www.delphipages.com/forum/showthread.php?t=75286">Delphipages</a>.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/" title="membuat antivirus dengan delphi">membuat antivirus dengan delphi</a> (1)</li><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/" title="membuat auto shutdown delphi 7">membuat auto shutdown delphi 7</a> (1)</li><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/" title="membuat shutdown di delphi 7">membuat shutdown di delphi 7</a> (1)</li></ul><div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/programming/membuat-auto-log-off-pada-delphi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FTK vs EnCase</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/forensic/ftk-vs-encase/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/forensic/ftk-vs-encase/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 22:31:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Forensic]]></category>
		<category><![CDATA[encase]]></category>
		<category><![CDATA[FTK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1893</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini ada sebuah email menarik, tentang penawaran software forensik FTK dengan harga khusus. Nah, mari kita lihat gambarnya. Hihi, ternyata persaingan FTK vs EnCase cukup sengit yah? Aku sendiri ACE-certified user untuk produk FTK, merasa bahwa software FTK cukup baik untuk proses pengolahan digital exhibit secara menyeluruh, termasuk dalam hal manajemen kasus, reporting / [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini ada sebuah email menarik, tentang penawaran software forensik FTK dengan harga khusus. Nah, mari kita lihat gambarnya.<br />
<span id="more-1893"></span><br />
<img src="http://img-ak.verticalresponse.com/media/b/4/e/b4ef993357/8f89e66339/dacfcd86af/library/FeelingEncase.jpg" alt="ftk vs encase" /></p>
<p>Hihi, ternyata persaingan FTK vs EnCase cukup sengit yah?<br />
Aku sendiri ACE-certified user untuk produk FTK, merasa bahwa software FTK cukup baik untuk proses pengolahan digital exhibit secara menyeluruh, termasuk dalam hal manajemen kasus, reporting / pelaporan, FTK memiliki fitur yang cukup lengkap.</p>
<p>Untuk EnCase, aku belum pernah menggunakan secara penuh, hanya melihat overview saja, dan kata orang, EnCase ini cocok digunakan apabila kita memang ingin menggali digital artefak yang didapat secara lebih mendalam, dibantu dengan EnScript untuk melakukan proses carving data.</p>
<p>Menggunakan FTK kita bisa melakukan proses eksaminasi digital artefak dengan ukuran raksasa, karena FTK memiliki fitur dtSearch yang akan melakukan indexing terhadap seluruh konten artefak, sehingga kita cukup melakukan pencarian menggunakan dtSearch tersebut. Namun tentu saja, apabila kita ingin, kita masih bisa melakukan live search yang dilengkapi dengan fitur RegEx (regular expression).</p>
<div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/forensic/ftk-vs-encase/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/forensic/ftk-vs-encase/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/forensic/ftk-vs-encase/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Microsoft Access 2000/XP Password Viewer</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/aplikasi/microsoft-access-2000xp-password-viewer/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/aplikasi/microsoft-access-2000xp-password-viewer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 22:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[access]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft access]]></category>
		<category><![CDATA[nirsoft]]></category>
		<category><![CDATA[password viewer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1883</guid>
		<description><![CDATA[Keamanan database merupakan sesuatu yang sangat penting diperhitungkan dalam membangun sebuah sistem informasi. Tanpa keamanan yang memadai, user akan dengan mudah masuk ke backend dari sistem tersebut, yakni mengakses langsung ke database dan ada potensi pengubahan data maupun struktur sehingga sistem menjadi tidak valid. Microsoft Access merupakan produk database yang cukup populer. Namun untuk Ms.Access [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keamanan database merupakan sesuatu yang sangat penting diperhitungkan dalam membangun sebuah sistem informasi. Tanpa keamanan yang memadai, user akan dengan mudah masuk ke backend dari sistem tersebut, yakni mengakses langsung ke database dan ada potensi pengubahan data maupun struktur sehingga sistem menjadi tidak valid.<br />
<span id="more-1883"></span><br />
Microsoft Access merupakan produk database yang cukup populer. Namun untuk Ms.Access 2000/XP, kita akan dengan mudah melacak password yang dipakai dalam database tersebut, dengan menggunakan freeware dari nirsoft, yaitu <a href="http://www.nirsoft.net/utils/accesspv.html" title="microsoft access password viewer" target="_blank">Access Passview</a>.<br />
Penggunaan software ini sangat mudah. Drag file mdb nya, kemudian password akan muncul dalam waktu yang sangat cepat. Hanya saja, software ini tidak dapat menampilkan password dengan panjang lebih dari 18 karakter.</p>
<p><img src="http://www.nirsoft.net/utils/accesspv.gif" alt="" /></p>
<div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/aplikasi/microsoft-access-2000xp-password-viewer/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/aplikasi/microsoft-access-2000xp-password-viewer/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/aplikasi/microsoft-access-2000xp-password-viewer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Steganografi</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/steganografi/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/steganografi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2011 22:25:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer!]]></category>
		<category><![CDATA[bahan skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[brute force attack]]></category>
		<category><![CDATA[dictionary attack]]></category>
		<category><![CDATA[file ini]]></category>
		<category><![CDATA[image bitmap]]></category>
		<category><![CDATA[kayu]]></category>
		<category><![CDATA[kemajuan teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[perang]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[zaman pertengahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1871</guid>
		<description><![CDATA[Steganografi merupakan sebuah metode penyembunyian pesan rahasia sedemikian rupa sehingga orang-orang awam tidak sadar bahwa dalam sebuah media terdapat pesan rahasia tersebut. Konsep atau penggunaan steganografi sendiri sudah ada sejak zaman pertengahan, di mana orang-orang menyembunyikan pesan-pesan perang ke dalam sebuah tablet kulit kayu yang dilapisi ter atau wax. Steganografi kemudian dikembangkan, seiring kemajuan teknologi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Steganografi merupakan sebuah metode penyembunyian pesan rahasia sedemikian rupa sehingga orang-orang awam tidak sadar bahwa dalam sebuah media terdapat pesan rahasia tersebut.<br />
Konsep atau penggunaan steganografi sendiri sudah ada sejak zaman pertengahan, di mana orang-orang menyembunyikan pesan-pesan perang ke dalam sebuah tablet kulit kayu yang dilapisi ter atau wax.<br />
Steganografi kemudian dikembangkan, seiring kemajuan teknologi, ke dalam media digital.<br />
<span id="more-1871"></span><br />
Steganografi sendiri merupakan bidang yang kupelajari secara cukup mendalam dan berkesan, karena steganografi adalah bahan skripsi S1 yang kubuat 4 tahun lalu. Setelah lama tidak mendengarnya, aku kembali bertemu dengan istilah steganografi dalam usahaku mempelajari digital forensic. Hanya saja aku sedikit heran karena beberapa software digital forensic dan beberapa movie clip yang dibuat perusahaan-perusahaan besar menggambarkan seolah-olah mereka dapat mengambil data yang disimpan menggunakan metode steganografi. Hal ini cukup bertentangan dengan apa yang kudalami berbulan-bulan, ketika menyusun skripsi.</p>
<p>Steganografi, jika diterapkan dengan rapi, tidak dapat dideteksi datanya. Steganografi sangat berbeda dengan enkripsi. Dalam kasus enkripsi, kita masih dapat mengetahui file-file mana yang di-enkripsi, sehingga dengan metode-metode seperti dictionary attack atau brute force attack, kita bisa men-dekripsi file tersebut. Namun berbeda halnya dengan steganografi, kita tidak akan dapat membedakan file mana yang telah disusupi informasi rahasia menggunakan metode steganografi, kecuali kita memiliki file originalnya sehingga dapat dilakukan pembandingan.</p>
<p>Steganografi dapat dilakukan terhadap file multimedia seperti image bitmap, jpeg, mp3, bahkan file film. Orang biasanya tidak curiga terhadap file-file ini, karena file-file ini merupakan file yang standar, dan wajar terdapat dalam media digital. Itulah yang dimanfaatkan oleh sistem steganografi. Bagaimana kita bisa mengambil data rahasia apabila kita tidak tahu di mana data tersebut disimpan?<br />
Pada umumnya, steganografi memanfaatkan LSB (<em>least significant bit</em>) yakni bit terakhir dalam data digital, di mana bit tersebut dianggap paling tidak signifikan, dalam artian file tersebut secara keseluruhan masih terlihat sama (mirip) apabila LSB berubah.</p>
<p>Baiklah, metode-metode pendeteksian steganografi (biasa disebut steganalysis) memang terus berkembang. Kini orang telah mulai bisa mendeteksi apakah sebuah file image telah dilakukan manipulasi steganografi berbasis LSB (least significant bit) atau tidak, menggunakan metode statistik tertentu, termasuk beberapa software seperti Stegdetect dan beberapa software lain. Namun metode steganografi juga berkembang. Metode lain yang lebih canggih daripada metode berbasis LSB telah dikembangkan, salah satunya metode F5 oleh Andreas Westfeld yang dikembangkan dengan metode DCT (<em>discrete cosine transform</em>).<br />
Walaupun steganalysis terhadap metode-metode steganografi terus berkembang, namun kebanyakan steganalysis tidak dapat me-recover data rahasia yang ada di dalamnya, melainkan hanya memberikan pertimbangan apakah sebuah file dicurigai mengandung data rahasia atau tidak.</p>
<p><img src="http://1.bp.blogspot.com/_CAoFDpupTaY/TC0tP20m0AI/AAAAAAAACLk/EYEcGnK0asA/s1600/steganography%5B1%5D.jpg" alt="steganografi" /></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/steganografi/" title="download jpeg stegano dct">download jpeg stegano dct</a> (1)</li><li><a href="http://dimaz.web.id/computer/steganografi/" title="program steganografi delphi">program steganografi delphi</a> (1)</li></ul><div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/steganografi/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/steganografi/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/steganografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Digital adalah Maya</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/digital-adalah-maya/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/digital-adalah-maya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2011 22:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer!]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[alat]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[analog]]></category>
		<category><![CDATA[bilangan biner]]></category>
		<category><![CDATA[biner]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[disk]]></category>
		<category><![CDATA[field c]]></category>
		<category><![CDATA[konsep]]></category>
		<category><![CDATA[magnetic domains]]></category>
		<category><![CDATA[magnetik]]></category>
		<category><![CDATA[pelat]]></category>
		<category><![CDATA[penyimpanan]]></category>
		<category><![CDATA[probe microscope]]></category>
		<category><![CDATA[sebenarnya]]></category>
		<category><![CDATA[sehingga]]></category>
		<category><![CDATA[sinyal]]></category>
		<category><![CDATA[stray field]]></category>
		<category><![CDATA[tidak akan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam dunia ini tidak ada satu hal pun yang dapat didefinisikan dengan persis 1 dan persis 0. Kalau kita telaah kembali barang-barang kita yang disebut digital, di antaranya harddisk, floppy disk, CD/DVD, semuanya merupakan barang-barang analog. Harddisk misalnya, media penyimpanan ini menggunakan teknologi yang menyimpan magnetik ke dalam pelat khusus. Dalam keadaan sebenarnya, apabila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di dalam dunia ini tidak ada satu hal pun yang dapat didefinisikan dengan persis 1 dan persis 0. Kalau kita telaah kembali barang-barang kita yang disebut digital, di antaranya harddisk, floppy disk, CD/DVD, semuanya merupakan barang-barang analog.<br />
Harddisk misalnya, media penyimpanan ini menggunakan teknologi yang menyimpan magnetik ke dalam pelat khusus. Dalam keadaan sebenarnya, apabila dilihat menggunakan alat khusus, kita tidak akan melihat kode-kode biner di dalam pelat harddisk, melainkan sebuah pola magnetik yang tampak seperti gambar di bawah ini. (<a href="http://www-users.york.ac.uk/~jy518/Dynamical%20scanning%20force%20microscopy.htm" target="_blank">sumber</a>)<br />
<span id="more-1869"></span><br />
<img src="http://www-users.york.ac.uk/~jy518/Dynamical%20scanning%20force%20microscopy.files/image002.gif" alt="magnetic pattern harddisk" /><br />
Imaging principle of magnetic contrast in a magnetic disk by a dynamical scanning probe microscope<br />
(a) the magnetic domains in a magnetic hard disk<br />
(b) the z-component of the stray field<br />
(c) the z-component of the secondary derivative which approaches zero at so-called ‘magnetic silent regions’</p>
<p>Menurut literatur yang pernah kubaca, data dalam harddisk tidak dapat benar-benar ditulisi data baru, melainkan menggunakan sebuah metode tertentu sehingga pola magnetik yang ada di dalamnya dapat &#8220;menimpa&#8221; pola yang lama. Pada akhirnya, pola magnetik pelat harddisk menjadi bertumpuk-tumpuk, dan data-data lama sebenarnya tidak pernah hilang dari pelat. Dengan konsep inilah data recovery menjadi sangat memungkinkan walaupun data telah benar-benar di-wipe atau ditimpa data baru. Hanya saja, untuk data recovery kelas berat seperti ini membutuhkan alat dan keahlian khusus yang tentu amat sangat mahal. Konon, alat seperti ini baru ada di Amerika Serikat.</p>
<p>Sistem analog dari media penyimpanan seperti harddisk akan diterjemahkan menjadi nilai-nilai digital dasar yakni bilangan biner 0 dan 1 dengan suatu metode, sehingga atas nilai digital ini dapat diolah kembali oleh mesin dengan sinyal-sinyal listrik, yang juga bekerja dengan prinsip analog-digital yang sama.</p>
<p>Konsep analog-digital ini ada di nyaris seluruh peralatan komputasi, mulai dari media penyimpanan yang kita bahas di atas, hingga mesin komputer itu sendiri, dan juga alat-alat komunikasi baik menggunakan kabel maupun nirkabel. Itulah sebabnya mengapa interferensi dari lingkungan dapat mempengaruhi jalur komunikasi, yakni mengganggu sinyal analog sehingga pola-pola yang terbentuk menjadi tidak dapat diterjemahkan dengan benar.<br />
Kenyataannya, kita akan juga selalu menemukan konsep &#8220;physical&#8221; dan &#8220;logical&#8221; pada banyak peralatan komputer. Contoh mudahnya adalah harddisk, di mana mekanisme penyimpanan ini diatur oleh banyak sekali subsistem sehingga tulisan ASCII kita ini dapat disimpan jadi pola magnetik yang dapat dibaca kembali.</p>
<div class="al2fb_like_button"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:like href="http://dimaz.web.id/computer/digital-adalah-maya/" layout="standard" show_faces="true" width="450" action="like" font="arial" colorscheme="light" ref="AL2FB"></fb:like></div><div class="al2fb_comments_plugin"><div id="fb-root"></div><script type="text/javascript">
(function(d, s, id) {
  var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
  if (d.getElementById(id)) return;
  js = d.createElement(s); js.id = id;
  js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=290579107645395";
  fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, "script", "facebook-jssdk"));
</script>
<fb:comments num_posts="2" width="450" colorscheme="light" href="http://dimaz.web.id/computer/digital-adalah-maya/"></fb:comments></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/digital-adalah-maya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

