Category Archives for Windows OS

Menghapus Recent Documents

Seringkali recent documents menjadi celah keamanan setelah kita membuka dokumen rahasia. Melalui recent documents, orang jadi mudah melihat dokumen-dokumen apa saja yang terakhir kita buka. Mungkin hal ini tidak masalah bagi kebanyakan orang, bahkan bisa membantu mereka mengulang pekerjaan terakhir yang mereka kerjakan. Tetapi dokumen-dokumen yang datanya sensitif, hal ini tentu tidak bisa dibiarkan.
Continue Reading »

Incoming search terms for the article:

Meng-enable Task Manager di Windows XP

Disabled task manager adalah salah satu dampak dari serangan oleh virus pada sistem operasi Windows XP. Nah, apabila kita tidak memiliki tool atau perangkat lunak untuk memperbaikinya, kali ini kita akan belajar trik mudah untuk mengaktifkan kembali task manager yang tidak bisa diakses.
Continue Reading »

Incoming search terms for the article:

Microsoft Access 2007 Query Type : Make Table

Microsoft Access merupakan salah satu RDBMS (relational database management system) yang terkenal karena fasilitasnya yang all-in-one, yaitu database sekaligus interface-nya yang bisa dirancang menggunakan VBA (visual basic application) bawaan Access.
Nah, salah satu fasilitas baru yang ada pada Microsoft Access 2007 adalah fasilitas query type. Query type merupakan bagian dari query builder yang membantu pengguna untuk membuat query tanpa harus mengerti skrip SQL secara detail. Nah, query type sendiri membantu pengguna untuk membuat query dengan jenis tertentu, yaitu make table, append, update, crosstab, dan delete. Kali ini kita akan membahas make table.
Continue Reading »

Incoming search terms for the article:

Menambahkan Filename dan Path pada Microsoft Word 2007

Bagi yang sudah terbiasa dengan Microsoft Office 2003, berpindah ke Office 2007 barangkali terasa sedikit sulit karena fitur-fiturnya banyak yang berubah tempat, termasuk yang satu ini.
Continue Reading »

Error 1722 : The RPC Server is Unavailable Final Blow

Masalah tentang Error 1722 : The RPC Server is Unavailable ternyata masih belum berakhir.
Postinganku tentang masalah ini ada di sini dan sini.

Setelah kubaca-baca lagi postingan lamaku, ternyata aku masih harus menginstal Windows Update yang dapat diunduh di sini.

Sigh, jadi sebenarnya ini double post :D

Incoming search terms for the article:

Error 1722 : The RPC Server is Unavailable

Masih berkaitan dengan postinganku sebelumnya di sini, ternyata error The RPC Server is Unavailable-nya masih ada. Aku coba masuk ke situs support microsoft dan kaspersky pun ternyata gagal. Sigh…
Iseng-iseng aja kujalanin kkiller.exe, kido removal tool dari kaspersky yang pernah kupakai dan selalu standby di drive C-ku (postingan tentang kkiller ada di sini, download kkiller di sini).
Nah, tampaknya sudah beberapa waktu berlalu dan Error 1722 : The RPC Server is Unavailable belum keluar lagi (dan semoga tidak keluar).

Capek ya ngurusin virus melulu? Kayak nggak ada habisnya….

Incoming search terms for the article:

Melawan Trojan sshnas21.dll

Sekedar catatan kecil, siang ini koneksiku terganggu. Penyebabnya, muncul not responding yang berhubungan dengan sshnas21.dll. Setelah error message muncul, koneksi jadi tak jalan dengan error message: the rpc server is unavailable.

Setelah googling sebentar, dapat petunjuk bahwa malwarebytes yang pernah kudownload dulu sewaktu membasmi rootkit ternyata ampuh juga untuk mengobati penyakit yang satu ini. Malwarebytes yang trial version bisa diunduh dari sini.

Setelah instal lalu scan, dan jika ada tanda-tanda tertangkapnya sshnas21.dll (yang diidentifikasi sebagai trojan downloader), restart. Selesailah masalah :D

Incoming search terms for the article:

Netstat

Sekedar catatan, karena perintah ini penting buatku dan sayangnya aku sering lupa :D
Netstat, seperti tertulis pada help topic, berguna untuk menampilkan statistik protokol dan koneksi jaringan yang menggunakan TCP/IP.

C:\Documents and Settings\User>netstat help

Displays protocol statistics and current TCP/IP network connections.

NETSTAT [-a] [-b] [-e] [-n] [-o] [-p proto] [-r] [-s] [-v] [interval]

-a Displays all connections and listening ports.
-b Displays the executable involved in creating each connection or
listening port. In some cases well-known executables host
multiple independent components, and in these cases the
sequence of components involved in creating the connection
or listening port is displayed. In this case the executable
name is in [] at the bottom, on top is the component it called,
and so forth until TCP/IP was reached. Note that this option
can be time-consuming and will fail unless you have sufficient
permissions.
-e Displays Ethernet statistics. This may be combined with the -s
option.
-n Displays addresses and port numbers in numerical form.
-o Displays the owning process ID associated with each connection.
-p proto Shows connections for the protocol specified by proto; proto
may be any of: TCP, UDP, TCPv6, or UDPv6. If used with the -s
option to display per-protocol statistics, proto may be any of:
IP, IPv6, ICMP, ICMPv6, TCP, TCPv6, UDP, or UDPv6.
-r Displays the routing table.
-s Displays per-protocol statistics. By default, statistics are
shown for IP, IPv6, ICMP, ICMPv6, TCP, TCPv6, UDP, and UDPv6;
the -p option may be used to specify a subset of the default.
-v When used in conjunction with -b, will display sequence of
components involved in creating the connection or listening
port for all executables.
interval Redisplays selected statistics, pausing interval seconds
between each display. Press CTRL+C to stop redisplaying
statistics. If omitted, netstat will print the current
configuration information once.

Jika kita masukkan perintah netstat 5 maka akan ditampilkan statistik koneksi per 5 detik.

Incoming search terms for the article:

Windows 2003 Server + Acces : Your network access was interrupted

Sekedar membuat catatan supaya bisa dilihat lagi kapan-kapan.
Setelah server bermigrasi dari WINXP ke 2003Server, terjadi beberapa error. Setelah beberapa kali terjadi kegagalan services, kali ini bermasalah pada aplikasi Ms.Access yang digunakan di instansiku.
Pada selang beberapa saat selalu muncul error “Your Network access was interrupted. To continue, close the database and then open it again“. Setelah googling aku dapat solusi dari sini.
Intinya adalah menambah jeda waktu autodisconnect jaringan

“HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\lanmanserver\parameters\autodisconnect”

was f (15) changed it to FFFFFFFF (4294967295)

Ternyata defaultnya 15 (menit?), dan sekarang sudah lebih dari 15 menit, aplikasi masih berjalan dengan baik. Yiihaaa.

Set Active Partisi Harddisk

Kemarin aku baru tahu kalau active partition tidak melulu berisi master boot record (MBR). Jadi pengertianku yang sekarang, status active sebuah partisi adalah seperti flag. Flag active menandakan partisi itu mengandung MBR, sedangkan inactive sebaliknya. Entah apakah ini benar, belum kubaca referensinya :D .
Nah, kemarin itu komputerku yang dipasangi 2 harddisk ternyata harddisk satunya, yang dulunya berisi vista itu, masih set active. Akibatnya login jadi lama, barangkali karena harus mencari MBR di partisi yang active, padahal partisi itu sebenarnya sudah rusak.

Untuk melihat status active atau tidaknya sebuah partisi bisa melalui disk management yang bisa diakses dari start -> control panel -> administrative tools -> computer management -> disk management. Nah di kolom status nanti akan kelihatan, kalau ada tulisan System artinya partisi tersebut terinstal sistem operasi, sedangkan tulisan Active menandakan bahwa partisi tersebut diset active.

Untuk mengeset active sebuah partisi caranya mudah. Tinggal klik kanan partisi -> mark as active.
Bisa juga dengan cara agak susah dengan perintah DISKPART dari command prompt. Pertama-tama masuk ke command prompt dengan mengetikkan CMD dari run, kemudian ketik DISKPART dalam cmd. Setelah masuk diskpart, ada perintah-perintah yang bisa digunakan

ADD – Add a mirror to a simple volume.
ACTIVE – Marks the current basic partition as an active boot partition.
ASSIGN – Assign a drive letter or mount point to the selected volume.
BREAK – Break a mirror set.
CLEAN – Clear the configuration information, or all information, off the
disk.
CONVERT – Converts between different disk formats.
CREATE – Create a volume or partition.
DELETE – Delete an object.
DETAIL – Provide details about an object.
EXIT – Exit DiskPart
EXTEND – Extend a volume.
HELP – Prints a list of commands.
IMPORT – Imports a disk group.
LIST – Prints out a list of objects.
INACTIVE – Marks the current basic partition as an inactive partition.
ONLINE – Online a disk that is currently marked as offline.
REM – Does nothing. Used to comment scripts.
REMOVE – Remove a drive letter or mount point assignment.
REPAIR – Repair a RAID-5 volume.
RESCAN – Rescan the computer looking for disks and volumes.
RETAIN – Place a retainer partition under a simple volume.
SELECT – Move the focus to an object.

Dalam rangka mengeset active partisi, kita perlu menentukan dulu partisi yang dimaksud. Caranya dengan perintah SELECT. Yang pertama kita harus SELECT DISK, setelah itu SELECT PARTITION. Untuk menampilkan daftar objek (disk atau partition) bisa menggunakan perintah LIST (misal LIST DISK, LIST PARTITION).
Setelah memilih partisi yang dimaksud, ketikkan perintah ACTIVE. Contoh urutan perintahnya:

C:\Documents and Settings\User>DISKPART

Microsoft DiskPart version 5.1.3565

Copyright (C) 1999-2003 Microsoft Corporation.
On computer: XXXXX

DISKPART> LIST DISK

Disk ### Status Size Free Dyn Gpt
——– ———- ——- ——- — —
Disk 0 Online 37 GB 0 B

DISKPART> SELECT DISK 0

Disk 0 is now the selected disk.

DISKPART> LIST PARTITION

Partition ### Type Size Offset
————- —————- ——- ——-
Partition 1 Primary 15 GB 8033 KB
Partition 2 Extended 22 GB 15 GB
Partition 3 Logical 22 GB 15 GB

DISKPART> SELECT PARTITION 1

Partition 1 is now the selected partition.

DISKPART> ACTIVE

Sekian catatan saya, terima kasih.

Incoming search terms for the article: