<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog of Dimaz</title>
	<atom:link href="http://dimaz.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dimaz.web.id</link>
	<description>The story of my mind</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 21:32:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kutukan Kiper Kedua Chelsea</title>
		<link>http://dimaz.web.id/sepakbola/kutukan-kiper-kedua-chelsea/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/sepakbola/kutukan-kiper-kedua-chelsea/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 11:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[carlo cudicini]]></category>
		<category><![CDATA[Chelsea]]></category>
		<category><![CDATA[henrique hilario]]></category>
		<category><![CDATA[kiper]]></category>
		<category><![CDATA[petr cech]]></category>
		<category><![CDATA[ross turnbull]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[[dimaz.web.id]

Postingan yang ini cuman iseng-iseng aja, no offense buat fans Chelsea.
Saat ini Chelsea sedang krisis kiper, di mana kiper utama Petr Cech dan kiper kedua Henrique Hilario cedera, sehingga Chelsea terpaksa menggunakan kiper dari tim reserve, Ross Turnbull.
Ada yang memperhatikan sejarah cedera kiper Chelsea? Ya, kasus ini bukan yang pertama kalinya buat Chelsea. Aku ingat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<a href="http://dimaz.web.id">dimaz.web.id</a>]<br />
<img src="http://soccer-wallpapers.org/wp-content/uploads/2009/10/fc-chelsea-Wallpaper.jpg" alt="chelsea fc" /><br />
Postingan yang ini cuman iseng-iseng aja, <em>no offense</em> buat fans Chelsea.<br />
Saat ini Chelsea sedang krisis kiper, di mana kiper utama Petr Cech dan kiper kedua Henrique Hilario cedera, sehingga Chelsea terpaksa menggunakan kiper dari tim reserve, Ross Turnbull.</p>
<p>Ada yang memperhatikan sejarah cedera kiper Chelsea? Ya, kasus ini bukan yang pertama kalinya buat Chelsea. Aku ingat, pernah kejadian seperti ini juga sebelumnya. Saat itu Petr Cech cedera, dan digantikan oleh Carlo Cudicini, kiper kedua Chelsea saat itu.<br />
Nah parahnya, Cudicini juga cedera dalam pertandingan yang sama! Akhirnya, posisi kiper (kalau tidak salah) diserahkan pada John Terry, dan sepertinya Chelsea memenangi pertandingan itu.</p>
<p>Ada apa dengan kiper kedua Chelsea? Kenapa ikut cedera pada saat kiper pertama cedera? Padahal cederanya kiper pertama adalah kesempatan emas bagi si kiper cadangan untuk unjuk gigi. Wew&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/sepakbola/kutukan-kiper-kedua-chelsea/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Feedwordpress : Menambahkan Feed via phpMyAdmin</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/feedwordpress-menambahkan-feed-via-phpmyadmin/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/feedwordpress-menambahkan-feed-via-phpmyadmin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 10:35:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[[dimaz.web.id]
Mari bermain-main sejenak dengan phpMyAdmin. Kali ini akan kita gunakan untuk menambahkan feed atau rss atau syndication pada feedwordpress, sebuah plugin wordpress yang sangat populer untuk membuat blog menjadi agregator.
Langkah pertama, tentu saja kita harus memiliki blog yang telah dipasangi plugin feedwordpress (proses pembuatan blog dan pemasangan plugin feedwordpress tidak akan dibahas di sini). Kemudian, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dimaz.web.id">[dimaz.web.id]</a><br />
Mari bermain-main sejenak dengan phpMyAdmin. Kali ini akan kita gunakan untuk menambahkan feed atau rss atau syndication pada <a href="http://feedwordpress.radgeek.com">feedwordpress</a>, sebuah plugin wordpress yang sangat populer untuk membuat blog menjadi agregator.</p>
<p>Langkah pertama, tentu saja kita harus memiliki blog yang telah dipasangi plugin feedwordpress (proses pembuatan blog dan pemasangan plugin feedwordpress tidak akan dibahas di sini). Kemudian, kita juga harus bisa mengakses cpanel untuk dapat masuk ke phpMyAdmin. Nah, kalau sudah bisa masuk, masuk saja ke phpMyadmin dari menu cpanel.<br />
<span id="more-778"></span><br />
Di dalam phpMyAdmin, pilih database yang berasosiasi dengan agregator kita. Setelah muncul daftar tabel, akses tabel wp_links. Di situlah feedwordpress menyimpan data syndicationnya. Pada tabel wp_links akan kita dapati field-field berikut:<br />
<strong>link_id</strong><br />
<strong>link_url</strong><br />
<strong>link_name</strong><br />
link_image<br />
link_target<br />
<strong>link_description</strong><br />
link_visible<br />
link_owner<br />
link_rating<br />
link_updated<br />
link_rel<br />
link_notes<br />
<strong>link_rss</strong><br />
Kita akan bermain-main dengan field-field yang tercetak tebal, hehehe.</p>
<p>Apakah daftar website dan rss-nya sudah siap? Bila sudah, mari kita melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu membuat skrip sql. Ini akan sedikit rumit bagi yang belum terbiasa, tapi mari kita coba.<br />
Kita perlu membuat skrip dengan contoh seperti berikut:<br />
<strong>insert into wp_links(link_id, link_url, link_name, link_description, link_rss) values (&#8216;8&#8242;,&#8217;http://dimaz.web.id&#8217;,'dimaz.web.id&#8217;,'Blog of Dimaz&#8217;,'http://dimaz.web.id/feed/&#8217;);</strong><br />
Ada 5 field yang kita tambahkan:<br />
<strong>link_id = 8<br />
link_url = http://dimaz.web.id<br />
link_name = dimaz.web.id<br />
link_description = Blog of Dimaz<br />
link_rss = http://dimaz.web.id/feed/</strong><br />
Link_id adalah nomor urutan link. Mulailah dengan 8 dan seterusnya. Barangkali ada yang bertanya-tanya, kenapa link_id dimulai dengan 8. Jawabannya adalah wordpress telah menggunakan nomor 1 &#8211; 7 untuk default linknya. Bila sudah ada link tambahan yang kita masukkan, coba lihat nomor terakhir pada tabel <strong>wp_links</strong>. Bila nomor terakhir 20, berarti kita akan menggunakan nomor 21 dan seterusnya.<br />
Nah, setelah skrip sql untuk wp_links selesai dieksekusi, kita masih harus menambahkan entri di tabel lain. Namun sebelum itu cobalah masuk ke tabel wp_options. Kita perlu mencari <strong>option_value</strong> untuk option_name yang isinya <strong>feedwordpress_cat_id</strong>. Caranya bisa dilihat satu persatu atau dengan mengeksekusi perintah berikut:<br />
<strong>select option_value from wp_options where option_name = &#8220;feedwordpress_cat_id&#8221;</strong><br />
Nah, setelah ketemu, catatlah nilainya. Dalam contoh ini akan kita misalkan nilainya 3. Nilai ini akan kita gunakan di langkah berikutnya.</p>
<p>Masuklah ke tabel wp_term_taxonomy dan temukan entry yang field term_id nya bernilai sama dengan nilai yang telah kita temukan, yaitu 3 pada contoh ini. Setelah ketemu, ubahlah nilai field <strong>count</strong> sejumlah syndication yang akan kita masukkan. Jika kita menambahkan 10 syndication, berarti nilai field <strong>count</strong>nya 10. Simpan perubahan.</p>
<p>Langkah berikutnya, masuk ke tabel <strong>wp_term_relationships</strong>, kita akan menambahkan entri di sana.<br />
Buatlah skrip sql dengan bentuk seperti berikut:<br />
<strong>insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;8&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);</strong><br />
Nilai 8 adalah indeks dari link syndication yang telah kita tambahkan, sedangkan nilai 3 adalah nilai dari wp_term_taxonomy untuk entri feedwordpress. Nah, buatlah skrip tersebut sejumlah syndication yang akan kita tambahkan. Semisal kita menambahkan 10 syndication, berarti skripnya:<br />
<strong>insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;8&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;9&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;10&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;11&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;12&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;13&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;14&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;15&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;16&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);<br />
insert into wp_term_relationships(object_id, term_taxonomy_id, term_order) values (&#8216;17&#8242;,&#8217;3&#8242;,&#8217;0&#8242;);</strong><br />
Eksekusilah pada sql.</p>
<p>Fiuh, setelah pekerjaan teknis kita selesai, mari kita lihat hasilnya pada menu feedwordpress pada wp-admin. Bila syndication telah muncul sesuai dengan yang kita masukkan, berarti pekerjaan kita sukses. Hore.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/feedwordpress-menambahkan-feed-via-phpmyadmin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Domain web.id dan Hosting USA</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/domain-web-id-dan-hosting-usa/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/domain-web-id-dan-hosting-usa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 09:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[domain]]></category>
		<category><![CDATA[hosting USA]]></category>
		<category><![CDATA[IIX]]></category>
		<category><![CDATA[pandi]]></category>
		<category><![CDATA[web.id]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=776</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menggunakan domain web.id dari Pandi pada hosting USA membutuhkan kesabaran lebih. Inilah pelajaran yang dapat kutarik ketika aku memindahkan blog-blogku dari hosting IIX ke hosting USA. Awalnya sempat panik karena proses perpindahan tidak berjalan lancar, terutama di bagian addon domain. Waktu itu proses gagal terus, dan setelah kukonfirmasi ke kedua belah pihak (Pandi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menggunakan domain web.id dari Pandi pada hosting USA membutuhkan kesabaran lebih. Inilah pelajaran yang dapat kutarik ketika aku memindahkan blog-blogku dari hosting IIX ke hosting USA. Awalnya sempat panik karena proses perpindahan tidak berjalan lancar, terutama di bagian addon domain. Waktu itu proses gagal terus, dan setelah kukonfirmasi ke kedua belah pihak (Pandi dan admin hosting), mereka sama-sama mengklaim kalau sistem mereka berjalan dengan baik. Nah, ternyata setelah ditunggu agak lama, proses addon domain berhasil dilakukan.</p>
<p>Dari pengalamanku, butuh waktu satu sampai beberapa hari agar nameserver baru dikenali oleh internet. Dari penuturan sang admin hosting, proses propagansi domain .id memang makan waktu, tidak secepat domain .com dan kawan-kawan. Walau sudah direkomendasikan untuk menggunakan domain .com, tetap saja menggunakan domain .id terasa berbeda. Ada rasa bangga memakainya, walau sepertinya tidak berdasar, mengingat web.id hanya second level domain dan ini membuat website sedikit lambat ketika diakses.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/domain-web-id-dan-hosting-usa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arjunlov</title>
		<link>http://dimaz.web.id/old-memories/arjunlov/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/old-memories/arjunlov/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 07:56:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Old Memories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=774</guid>
		<description><![CDATA[Lagu-lagu Kitaro yang sedang kudengarkan ini mengingatkanku pada seorang sahabat bernickname Arjunlov di jaman kuliah. Dia benar-benar teman yang baik, dan sangat pantas kalau dia punya banyak teman. Berkebalikan dengan diriku yang menganut paham eksklusivisme.
Kami berteman sejak bekerjasama dalam tim pada makrab program studi di awal-awal kuliah. Yah, di masa itu semangatku benar-benar meluap karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lagu-lagu Kitaro yang sedang kudengarkan ini mengingatkanku pada seorang sahabat bernickname Arjunlov di jaman kuliah. Dia benar-benar teman yang baik, dan sangat pantas kalau dia punya banyak teman. Berkebalikan dengan diriku yang menganut paham eksklusivisme.</p>
<p>Kami berteman sejak bekerjasama dalam tim pada makrab program studi di awal-awal kuliah. Yah, di masa itu semangatku benar-benar meluap karena siapa sangka aku yang awalnya nggak kepikiran kuliah ini tembus juga ke UGM via UMPTN, atau apalah namanya waktu itu. Tim kami sempat menampilkan drama yang memukau semua peserta makrab, dan dari situlah kuketahui kalau dia eks anak drama di SMA dan juga pengurus OSIS.</p>
<p>Kami punya beberapa kesamaan, salah satunya: lelaki jomblo <img src='http://dimaz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Nggak terlalu peduli pada perempuan dan selalu duduk di deretan depan, segahar apapun dosennya. Haha, <em>we were good friends</em>, sampai suatu saat aku melakukan kesalahan. <em>Eventough people do mistakes, I just couldn&#8217;t forgive myself until now</em>. Sejak saat itu sepertinya ada jarak di antara kami. Aku hanya bertemu 1 kali dengannya sejak berangkat ke Papua. Tak banyak yang bisa kukatakan saat itu, walaupun ribuan permintaan maaf ingin kukeluarkan dari mulutku.</p>
<p>Dan sepertinya ia sekarang cukup sukses dengan komunitas <a href="http://momusuindo.net">momusuindo.net</a>-nya, <em>glad to hear that</em>. Aku minta maaf, dan semoga sukses selalu.<br />
<img src="http://momusuindo.net/images/banner.png" alt="momusu indonesia" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/old-memories/arjunlov/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada Apa Dengan Pandi?</title>
		<link>http://dimaz.web.id/tak-berkategori/ada-apa-dengan-pandi/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/tak-berkategori/ada-apa-dengan-pandi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 06:53:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[domain]]></category>
		<category><![CDATA[pandi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=768</guid>
		<description><![CDATA[dimaz.web.id
Pandi, Pengelola Nama Domain Indonesia, adalah organisasi yang mengelola domain .id.
Beberapa waktu yang lalu aku sempat berkorespondensi dengan helpdesk Pandi soal beberapa hal.
dear admin.
saya ingin menanyakan perihal domain *******.web.id (bukan porno dan tidak bertentangan dengan aturan penamaan Pandi). pada fasilitas whois saya lihat domain ini sudah expired pada desember 2009, namun sampai sekarang berstatus pending [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dimaz.web.id">dimaz.web.id</a></p>
<blockquote><p>Pandi, Pengelola Nama Domain Indonesia, adalah organisasi yang mengelola domain .id.</p></blockquote>
<p>Beberapa waktu yang lalu aku sempat berkorespondensi dengan helpdesk Pandi soal beberapa hal.</p>
<blockquote><p>dear admin.</p>
<p>saya ingin menanyakan perihal domain *******.web.id (bukan porno dan tidak bertentangan dengan aturan penamaan Pandi). pada fasilitas whois saya lihat domain ini sudah expired pada desember 2009, namun sampai sekarang berstatus pending delete.<br />
saya tertarik untuk meregistrasikannya, apakah hal itu dimungkinkan?</p>
<p>oh iya satu lagi, saya penasaran mengapa ada domain bernama f.web.id dan d.web.id walaupun nama tersebut menyalahi aturan penamaan?</p>
<p>terima kasih</p></blockquote>
<p>Selang beberapa hari (kenapa nggak langsung dijawab, Tuan-Tuan?), email balasan kuterima.</p>
<blockquote><p>Salam,</p>
<p>Yth ___</p>
<p>Untuk domain *******.web.id dalam proses pendeleten oleh registrant domain sehingga domain tersebut belum dapat didaftarkan oleh registrant lain,<br />
untuk domain tidak dapat hanya satu karakter minimum dua karakter, untuk ketentuan mengenai hal tersebut silahkan cek informasi kriteria penamaan(<a href="http://www.pandi.or.id/kriteria-penamaan">http://www.pandi.or.id/kriteria-penamaan</a>).</p>
<p>Terima kasih telah menggunakan .id.</p></blockquote>
<p>Proses pendelete-an domain? Kenapa segitu lamanya? Sudah 3 bulan sejak domain tersebut expired, sampai sekarang proses belum selesai? Luar biasa! Apa kata dunia? Akhirnya kubalas lagi emailnya.</p>
<blockquote><p>dear admin.</p>
<p>domain *******.web.id sudah expired sejak desember 2009, dan apakah perlu proses lagi untuk menghapus? mengapa sistem pandi tidak langsung menghapusnya agar domain tersebut tersedia lagi secara bebas untuk didaftarkan oleh orang lain? kapan tepatnya domain ini tersedia kembali?</p>
<p>kemudian tentang <a href="http://d.web.id">d.web.id</a> dan <a href="http://f.web.id">f.web.id</a>, saya sudah membaca tentang aturan penamaan, dan oleh karena itulah saya penasaran mengapa d.web.id dan f.web.id bisa eksis.</p>
<p>berikut data whois dari f.web.id dan d.web.id yang didaftarkan atas data yang sama.</p>
<p>Domain Name : f.web.id<br />
Type : Personal<br />
Organization : Pribadi<br />
Registrant type : Personal<br />
Registrant Address : Perum. Griya Karangsari No.10 Perum. Griya Karangsari No.10</p>
<p>Registration Date : 13 October, 2006<br />
Date End : 31 August, 2010<br />
Date Update : 30 December, 2009<br />
Status Domain : Registered<br />
Administrative Contact</p>
<p>Name : Hanhan<br />
NIC Handle : hrf1<br />
Organization : HRF<br />
Billing Contact</p>
<p>Name : Hanhan<br />
NIC Handle : hrf1<br />
Organization : HRF<br />
Registrant Contact</p>
<p>Name : Hanhan<br />
NIC Handle : hrf1<br />
Organization : HRF<br />
Technical Contact</p>
<p>Name : Hanhan<br />
NIC Handle : hrf1<br />
Organization : HRF<br />
Name Server</p>
<p>Name Server : domain01.anyoneserver.com<br />
Name Server : domain02.anyoneserver.com<br />
Name Server : domain03.anyoneserver.com</p>
<p>terima kasih.</p></blockquote>
<p>Sampai sekarang email terakhirku yang kukirim tanggal 7 Maret 2010 di atas belum dijawab.<br />
Wuaaaa&#8230;. luar biasa memang!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/tak-berkategori/ada-apa-dengan-pandi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hosting USA vs Hosting IIX</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/hosting-usa-vs-hosting-iix/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/hosting-usa-vs-hosting-iix/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 06:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[addon domain]]></category>
		<category><![CDATA[crawler]]></category>
		<category><![CDATA[domain]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[hosting IIX]]></category>
		<category><![CDATA[hosting USA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[dimaz.web.id
Aku masih penasaran, mengapa hosting IIX (server Indonesia) itu bisa sangat mahal, padahal menggunakan hosting USA, dengan harga yang sama bisa mendapat space 10 kali lipat. Dan sampai saat ini hosting yang kugunakan belum ada masalah, berbeda dengan hosting IIX yang kupakai dulu (dan masih aktif sampai sekarang), bahkan crawler yang mengakses webku pun dianggap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dimaz.web.id">dimaz.web.id</a><br />
Aku masih penasaran, mengapa hosting IIX (server Indonesia) itu bisa sangat mahal, padahal menggunakan hosting USA, dengan harga yang sama bisa mendapat space 10 kali lipat. Dan sampai saat ini hosting yang kugunakan belum ada masalah, berbeda dengan hosting IIX yang kupakai dulu (dan masih aktif sampai sekarang), bahkan crawler yang mengakses webku pun dianggap load! Toh bukan salahku kalau websiteku diakses oleh crawler, tinggal apakah mereka becus mengelola server atau tidak.</p>
<p>Walaupun waktu akses sedikit lebih lambat, namun sepertinya hosting USA lebih kusukai, setidaknya untuk saat ini. Akan kucoba sampai seberapa bagusnya hosting ini. Dengan 100ribu rupiah kita bisa dapat space 1GB dengan bandwidth bulanan sebesar 60GB plus unlimited addon domain. Hosting USA yang kupakai itu ada di <a href="http://atriumhosting.com/">atriumhosting.com</a>, silakan dicoba. Hanya saja aku sedikit bingung, hosting unlimitednya menghilang, dan sedikit lagi kekhawatiran kalau-kalau harga hostingan naik karena adanya fitur yang akan diupgrade.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/hosting-usa-vs-hosting-iix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merantau</title>
		<link>http://dimaz.web.id/movie/merantau/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/movie/merantau/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 14:41:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[human trafficking]]></category>
		<category><![CDATA[merantau]]></category>
		<category><![CDATA[Yuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[
[dimaz.web.id]
Awalnya aku mau mengkritik habis film ini, tapi tak apalah membuat ulasan sedikit.
Firasatku benar ketika melihat judul yang ber-font merah dengan latar belakang hitam. Mirip seperti judul film-film horor yang sekarang ini mulai marak lagi. Pada kenyataannya, film ini mengekspos kekerasan dan kata-kata kotor dari awal hingga klimaks.
Anjing, tai, monyet, ketiga kata itu sering muncul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://sangkudaapi.files.wordpress.com/2009/08/merantau.jpg" alt="merantau" /></p>
<p>[<a href="http://dimaz.web.id">dimaz.web.id</a>]<br />
Awalnya aku mau mengkritik habis film ini, tapi tak apalah membuat ulasan sedikit.<br />
Firasatku benar ketika melihat judul yang ber-font merah dengan latar belakang hitam. Mirip seperti judul film-film horor yang sekarang ini mulai marak lagi. Pada kenyataannya, film ini mengekspos kekerasan dan kata-kata kotor dari awal hingga klimaks.</p>
<p><em>Anjing</em>, <em>tai</em>, <em>monyet</em>, ketiga kata itu sering muncul di film ini. <em>Not good for children, eh?</em> Belum lagi pertempuran berdarah yang terlalu banyak dan sepertinya membuat cerita jadi garing. Yuda (dalam bahasa Jawa, kata Yuda artinya perang), bertempur melawan musuh sedari pagi hingga petang dengan Jakarta sebagai Kurusetra, demi menghabisi begundal-begundal anak buah Joni.</p>
<p>Makna yang kutangkap dari film ini adalah, jika Anda merantau ke Jakarta, bersiap-siaplah mati ditikam orang bule pelaku <em>human trafficking</em>!</p>
<p>Baiklah, meski begitu aku masih menikmati sedikit skrinsut lingkungan pedesaan yang masih asri, gambaran keluarga yang ditinggal merantau, perjuangan para perantau, dan bagaimana perantauan itu seringkali membawa hasil yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.</p>
<p>Pukul 21:34 malam, aku teringat masa-masa dimulainya perantauanku pada 2003, hingga kini cerita merantau versiku belum usai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/movie/merantau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Network Type pada Huawei 3G Modem</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/network-type-pada-huawei-3g-modem/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/network-type-pada-huawei-3g-modem/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 01:45:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Network]]></category>
		<category><![CDATA[GSM]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[modem]]></category>
		<category><![CDATA[WCDMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=760</guid>
		<description><![CDATA[[dimaz.web.id]
Tipe jaringan pada software Mobile Partner Huawei bisa sedikit tricky. Konfigurasi network type ini bisa kita temukan melalui menu tools -&#62; option -&#62; network -&#62; network type.

Network type ada 4 macam :
- GSM Only
- GSM Preferred
- WCDMA Only
- WCDMA Preferred
Perbedaan di antara keempatnya adalah hanya terletak pada waktu si modem mencari jaringan, alias sebelum modem [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<a href="http://dimaz.web.id">dimaz.web.id</a>]<br />
Tipe jaringan pada software Mobile Partner Huawei bisa sedikit tricky. Konfigurasi network type ini bisa kita temukan melalui menu tools -&gt; option -&gt; network -&gt; network type.<br />
<img src="http://sonicskye.files.wordpress.com/2010/03/network-type.jpg" alt="network type" width="461" height="345" /><br />
Network type ada 4 macam :<br />
- GSM Only<br />
- GSM Preferred<br />
- WCDMA Only<br />
- WCDMA Preferred<br />
Perbedaan di antara keempatnya adalah hanya terletak pada waktu si modem mencari jaringan, alias sebelum modem terhubung dengan jaringan. Jika kita setting GSM Only, maka modem hanya akan mencari jaringan GSM. Jika GSM Preferred, maka modem mencari jaringan GSM dan WCDMA, namun memprioritaskan jaringan GSM.</p>
<p>Biasanya orang lebih menyukai jaringan berkecepatan tinggi, oleh karena itu kita akan lebih memilih WCDMA. Ada 2 pilihan, WCDMA Only atau WCDMA Preferred. Logikanya sama seperti settingan untuk GSM di atas.<br />
Nah, masalah berikutnya adalah ketika jaringan WCDMA tersedia namun koneksi tidak bisa dilakukan, maka sebaiknya konfigurasi diganti ke GSM Only agar jaringan WCDMA yang tidak dapat nyambung itu tidak dideteksi oleh modem.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/network-type-pada-huawei-3g-modem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Space Hosting</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/web/space-hosting/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/web/space-hosting/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 12:28:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Web]]></category>
		<category><![CDATA[agregator]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[cms]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[space hosting]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[[dimaz.web.id]
Aku baru tahu rumus berikut:

space hosting yang disewa = space untuk file + ukuran database

I learned it in a hard way, so perhaps anyone could get advantages of this. Benar-benar aku belajar dengan cara yang berat  
Sebelumnya tidak ada informasi bahwa ukuran database juga dihitung sebagai bagian dari space hosting yang disewa, maka ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>[<a href="http://dimaz.web.id">dimaz.web.id</a>]<br />
Aku baru tahu rumus berikut:</p>
<blockquote><p>
space hosting yang disewa = space untuk file + ukuran database
</p></blockquote>
<p><em>I learned it in a hard way, so perhaps anyone could get advantages of this</em>. Benar-benar aku belajar dengan cara yang berat <img src='http://dimaz.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebelumnya tidak ada informasi bahwa ukuran database juga dihitung sebagai bagian dari space hosting yang disewa, maka ketika database membengkak, seketika pihak penyedia hosting memblokir akses ke web kesayangan kita. Wow!<br />
Maka, bila Anda membeli hosting sebesar 100MB, ukuran segini hanya cukup untuk instalasi web atau CMS dan database berukuran kecil, hanya bisa sebagai web atau blog pribadi. Bila Anda membuat blog aggregator, tentunya harus punya space besar. Dari pengalamanku, agregator yang menggunakan wordpress akan membengkak sekitar 200MB lebih database-nya, jadi silakan berhitung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/web/space-hosting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lenyap dalam Sekejap</title>
		<link>http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/lenyap-dalam-sekejap/</link>
		<comments>http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/lenyap-dalam-sekejap/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 10:15:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaz.web.id/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa blog yang telah kubangun selama setahun lebih nyaris lenyap dalam semalam. Perkaranya, hostinganku telah jauh melebihi kuota yang kusewa, 2000% quota exceeded.
Terpaksa aku menghapus hampir semua postingan di blog-blogku, kecuali blog yang ini. Dan sekarang, barangkali tidak ada yang sadar, blogku sudah pindah hosting. File-file gambar yang kuupload tidak kubawa, biar saja hilang. Hostingan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa blog yang telah kubangun selama setahun lebih nyaris lenyap dalam semalam. Perkaranya, hostinganku telah jauh melebihi kuota yang kusewa, 2000% quota exceeded.</p>
<p>Terpaksa aku menghapus hampir semua postingan di blog-blogku, kecuali blog yang ini. Dan sekarang, barangkali tidak ada yang sadar, blogku sudah pindah hosting. File-file gambar yang kuupload tidak kubawa, biar saja hilang. Hostingan yang sekarang ini pakai hosting USA, 90ribu pertahun untuk space 1GB dan transfer data 60GB perbulan. Lumayan sepertinya. Unlimited addon domain memberi keuntungan, domainku langsung bisa kutransfer ke sini.</p>
<p>Efek sampingnya, pendapatan adsensecamp ku hari ini nol!. Badalah. Lha iya, wong isi blog-blogku kosong melompong kok. Argh&#8230;.<br />
Ya sudahlah, mau gimana lagi. Nasi sudah menjadi bubur, yang penting beberapa pelajaran dapat kupetik dari kejadian ini. Benar orang bilang, pengalaman mahal harganya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaz.web.id/computer/internet/blog-internet-computer/lenyap-dalam-sekejap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
