Given

Aku membuat postingan ini sebagai sebuah monumen peringatan agar aku selalu rendah hati.

Empat bulan sebelum pengumuman lowongan cpns depkeu, aku baru kembali dari pedalaman Papua. Tentu tak banyak hingar-bingar teknologi yang kudengar dari wilayah pelosok, hanya ada sisa-sisa ilmu otodidak jaman kuliah yang ternyata sangat bermanfaat. Aplikasi lamaran kerja cpns depkeu hanyalah satu di antara ratusan yang kukirimkan. Kelolosan saringan administrasi online kuanggap biasa, karena biasanya tak ada yang berani menolak ijazah keluaran UGM Jogja untuk sekedar lolos administrasi.
Rupa-rupanya aku beruntung. Di lowongan cpns depkeu berikutnya, ijazah ilmukomputer UGM nggak laku!

Aku nyaris pula tak lolos seleksi administrasi berkas otentik. Saat itu ijazah MIPA-ku dipertanyakan, sebab yang dipersyaratkan adalah lulusan teknik informatika (karena inilah cukup lama aku mencaci maki Fakultas MIPA UGM: ijazahmu tak laku, Pak Dekan!).
Beruntung lagi, aku diselamatkan petugas helpdesk. Aku sempat tertahan 30 menit sebelum akhirnya sang petugas meloloskanku dari kesulitan ini, berhubung beliau orang UGM dan tahu persis di mana letak program studi ilmukomputer satu-satunya di UGM. Tapi kompensasinya, aku diseret ke sistem informasi, dari teknik informatika yang kupilih.

Lima ribu di antara 50 ribu pendaftar yang ada di Jogja, aku ada di daftar yang 5 ribu itu dalam ujian saringan TPA. Tak terbayang bukan?

Satu dari daftar 2 ribu peserta, aku lolos ujian psikotes. Biasanya aku tak pernah lolos ujian ini. Ternyata, ujian-ujian psikotes yang kulakukan sebelumnya ada hikmahnya. Psikotes Chevron dan Semen Padang memberiku banyak pengalaman.

Satu dari 700-an peserta lolos dan berhak jadi cpns depkeu. Tak kusangka perjalananku kali ini menemui sasaran.

Lantas kalau dipikir-pikir, dari segala proses yang telah kulalui, tak lain dan tak bukan, aku diberi. Diberi oleh Sang Pemberi. Nggak ada bagian yang kukerjakan sendiri. Semua diberi. Diberi oleh Sang Pemberi.

jesus

Incoming search terms for the article:

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *