Menyambung tulisanku tentang pajak kos-kosan, pada pembicaraan yang sama kami bertukar pikiran soal menarik pajak dari para PSK alias pekerja seks komersial.
Wuidih, negara narik pajak dari sektor prostitusi, keren 
Continue Reading »
Incoming search terms for the article:
Written on 06 June 2010
by admin under
Info Pajak
with
Tagged with ariel aura kasih, ariel dan aura kasih, aura kasih ariel, aura kasih dan ariel, dolly, lampu merah, lokalisasi, mucikari, pajak, pajak seks komersial, pekerja seks komersial, prostitusi, psk, video ariel, video ariel aura kasih, video ariel dan aura kasih, video sek
Hari Kamis kemarin sembari pulang dari lapangan, aku sempat ngobrol dengan mas SBY, salah seorang fungsional pemeriksa di kantorku. Obrolan kesana-kemari sampai ke topik kos-kosan yang sebenarnya termasuk objek pajak.
Ya, kos-kosan adalah objek pajak.
Continue Reading »
Hari ini secara resmi, Kementerian Keuangan telah mengumumkan lowongan CPNS Tahun Anggaran 2010, sebagai tindak lanjut dari informasi awal persiapan penerimaan CPNS kemenkeu 2010
Continue Reading »
Written on 08 May 2010
by admin under
Hot News, Info, Info Pajak
with
Tagged with cpns, cpns 2010, cpns kemenkeu, depkeu, DJP, kemenkeu, lowongan cpns, lowongan kerja, pajak
[dimaz.web.id]
Renumerasi, satu hari ini jadi trending topic di kantorku. Alasannya, DPR akan merekomendasikan dihapuskannya renumerasi di kementerian keuangan karena dianggap suatu kegagalan, dianggap korupsi masih saja terjadi walaupun reformasi plus renumerasi telah diberlakukan.
Jadi, mungkin renumerasi diluncurkan agar orang tidak korupsi. Begitu?
Continue Reading »
Written on 06 May 2010
by admin under
Brainstorming
with
Tagged with direktorat jenderal pajak, DJP, DPR, gaji, gayus tambunan, kementerian keuangan, korupsi, pajak, PNS, remunerasi, renumerasi, tunjangan, uang
Barangkali menyadari kesalahannya atau mendapat teguran, video kasar yang mengata-ngatai orang pajak (lihat di sini) yang dipublikasikan kemarin, sudah hilang dari peredaran, alias dihapus dari web videonya Tipi Siji. Sepertinya video ini ditarik tadi siang. Mungkin tidak banyak yang sadar akan hal ini, tapi karena aku kebetulan menempelkan videonya ke blogku ini, aku jadi sadar ketika video tersebut hilang dan tidak bisa diputar lagi.
Kalau dilihat dari komentarnya sih memang semuanya menuding Tipi Siji tidak menyajikan data yang benar, hanya fitnah belaka tanpa dilandasi dengan fakta-fakta di lapangan, dan dengan kejam menggeneralisasi orang pajak sama dengan Gayus atau para mafia pajak. TV ONE sebagai media tidak mampu mengabarkan kebenaran, dan (sudah menjadi rahasia umum) terus saja berusaha menjatuhkan pihak tertentu yang ditengarai memiliki muatan politis, atau setidaknya jadi penglaris mengingat saat ini sedang tren berita-berita mafia pajak yang melawan hukum.
Haruskah kita memboikot TV ONE? Tidak sekali ini tivi bau kencur ini mencurangi informasi. Masih segar di ingatan kita kejadian makelar kasus palsu yang disajikan di Apa Kabar Indonesia. Belum lagi beberapa sorotan tidak berimbang lainnya, yang menimpakan kesalahan hanya pada pihak tertentu, tanpa setidaknya berusaha membawa kebenaran pada rakyat Indonesia pengkonsumsi berita.
Siapa yang bertanggungjawab terhadap masalah ini? Akankah diusut?
Dapat link dari teman, isinya TVOne mengolok-olok (lagi-lagi) orang pajak.
Sumber: video tvone
Ini skripnya:
Bapak PEGAWAI PAJAK..??
Masak RUMAH REYOT begini..??
Ke kantor NAIK MOTOR..??
NGGAK PUNYA mobil, apartemen..??
PERHIASAN juga TIDAK..??
TABUNGAN cuma PULUHAN JUTA..??
KESIMPULAN ku cuma DUA..!!
Kamu PEMBOHONG..!! Atau kamu GILA..!!
Ketika seseorang bersalah, pantaskah menyalahkan kolega-koleganya? Toh para koleganya belum tentu bersalah. Di mana asas keadilan yang dulu katanya innocence until proven guilty? Asas praduga tak persalah, ke manakah dirimu? Halo?
Sungguh menyedihkan melihat pers yang katanya intelek itu justru memancing di air keruh. Oh, bukankah para intelek memang kerjaannya nyari kesempatan dalam kesempitan yah…
Pers sekarang memang kurangajar. Tidak semua memang, tapi ada. Mereka pikir punya kebebasan yang dilindungi undang-undang pers yang mereka dewa-dewakan itu. Ini bukan kebebasan, tapi kebablasan! Oh come on, dewasalah sedikit saja. Anda menstigmakan semua orang pajak itu seperti Gayus: mata duitan, jahat, dan pantas dijahati.
Gimana kalau posisinya dibalik, Anda yang dikata-katai seperti judul di atas, gimana rasanya? Enak? Mantep?

Sebagai bahan pelengkap postinganku sebelumnya, di situ dijelaskan bahwa syarat-syarat CPNS Kemenkeu 2010 tidak akan jauh berbeda dengan penerimaan 2008. Nah, pengumuman yang 2008 copas dari sini. Hanya mungkin, seperti yang telah diindikasikan, CPNS tahun ini akan berasal dari bidang ilmu yang lebih luas. Walaupun aku yakin orang-orang berlatar belakang ilmu ekonomi, akuntansi, sukur-sukur akuntan beregister, punya kans yang lebih besar untuk diterima.
Tips-tips seputar penerimaan CPNS akan kuposting di lain waktu, ditunggu saja ya
Continue Reading »
Incoming search terms for the article:
Written on 19 April 2010
by admin under
Hot News, Info
with
Tagged with 2010, cpns, cpns 2010, departemen keuangan, depkeu, kemenkeu, keuangan, lowongan, lowongan kerja, pajak, soal cpns depkeu 2008, soal cpns depkeu 2010, soal TPA depkeu
Baru saja menemukan hal yang janggal di banner ini:

Pajak = kemewahan pejabat?
Setahuku tanda “=” menunjukkan persamaan, ekual, kesetaraan. Lantas, frase di atas itu apanya yang sama?
Pajak adalah kemewahan pejabat? Lho kok bisa? Lha setauku pajak itu buat membiayai APBN, anggaran pendapatan dan belanja negara. Kalau mau tau APBN silakan ngubek-ubek situs Kemenkeu dan direktorat jenderalnya. Pajak itu pos penerimaan, sedang kemewahan pejabat yang di sini itu pengeluaran. Lantas, persamaannya di mana?
Boikot pajak itu ya kurang bener to. Toh nggak semua anggaran buat “foya-foya” pejabat yang Anda pilih sendiri via pemilu 5 tahunan. Kalau mau nyalahin anggaran, ya sana demo di senayan!
Pajak itu juga buat bayarin subsidi bensin dan listrik. Coba subsidi bensin + listrik dicabut gara-gara nggak ada pajak, sampeyan demo nggak? Nah, daripada demo 2 kali, enak 1 kali aja toh? Hehehe, sori becanda. Nggak usah demo di senayan, bikin macet. Demo di laut aja, skalian ngasi makan hiu. Huehehe. Sori becanda lagi.

[dimaz.web.id]
Seru! Pertempuran terjadi di facebook, di kalangan netter Indonesia, dengan topik pajak. Latar belakangnya adalah terungkapnya kasus SUAP yang melibatkan aparat pajak, Gayus Tambunan. Lha sebenernya kan itu suap, masak disamakan dengan korupsi uang pajak?
Anyway, ini grup yang mengawali pertempuran, grup Boikot Pajak untuk Keadilan

dan beberapa waktu kemudian muncullah grup tandingannya di sini, grup Orang Bijak Tolak Boikot Pajak

Komentar-komentarnya pedes, jadi bagi yang lambungnya kurang kuat jangan dicicipi 
Continue Reading »
Sekedar ingin menambahkan koleksi iklan oleh DJP, setelah sempat kulihat di detik.com dan sebelumnya juga ada di yahoomail, kali ini di yahoomail kutemukan iklan DJP versi desain yang lain, walaupun isinya kurang lebih sama.

Incoming search terms for the article: